Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Medan: Penyidik Polrestabes Medan ‘Bungkam’, Keluarga Korban Menanti Kepastian Hukum

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 16:42 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak berusia 9 tahun di Medan kian menuai sorotan, terutama setelah keluarga korban mengeluhkan lambatnya penanganan.

Kekhawatiran publik semakin memuncak menyusul sikap “bungkam” dari pihak penyidik Polrestabes Medan yang belum memberikan konfirmasi atau jawaban terkait perkembangan laporan tersebut ketika dikonfirmasi awak media tanggal 27 November 2025.

Laporan Polisi bernomor LP/B/3205/IX/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDASUMUT telah dibuat sejak tanggal 18 September 2025. Namun, hingga berita ini ditayangkan, Keluarga korban menyatakan belum ada perkembangan signifikan yang disampaikan oleh aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Singkat dan Sorotan Pemerhati Anak

Kejadian yang diduga dilakukan oleh pelaku berinisial “AS”, yang merupakan kakek korban dan masih memiliki hubungan keluarga, terjadi sebanyak dua kali di rumah pelaku di Deli Serdang, yakni pada awal Agustus dan 14 September 2025.

DR(C). ANDI,S.Kom.,S.H.,MM.,CPM.,CPLA, seorang pemerhati anak, Advokat, dan dosen di Medan yang konsen terhadap kasus kekerasan anak di bawah umur, mendesak kepolisian untuk segera bertindak. Ia menekankan pentingnya penanganan yang cepat, profesional, dan sesuai prosedur perlindungan anak.
“Penanganan lambat bisa memperbesar trauma korban serta berpotensi menghambat proses pembuktian. Kami mendorong aparat yang berwenang untuk memprioritaskan kasus-kasus seperti ini,” ujar ANDI.

Harapan Keadilan Terganjal Respon Penyidik

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat, baik Kapolrestabes Medan maupun Kasat Reskrim Polrestabes Medan belum memberikan konfirmasi maupun jawaban apapun terkait laporan tersebut. Sikap tidak adanya tanggapan ini menambah kekecewaan dan kecemasan keluarga korban.

“Kami hanya ingin kasus ini ditangani dengan serius. Anak kami mengalami trauma, dan kami menunggu langkah konkret dari pihak kepolisian,” ujar salah satu anggota keluarga, berharap agar aparat penegak hukum dapat bergerak lebih cepat demi keadilan bagi anak di bawah umur.

Keluarga korban berharap agar dalam waktu dekat ada transparansi dan perkembangan yang lebih jelas dari pihak kepolisian, sehingga keadilan dan perlindungan bagi anak mereka dapat segera terwujud.(red)

Berita Terkait

Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Satu Tahun Program MBG: Polda Riau Target 18 Dapur SPPG, 15 Sudah Operasi
Pelayanan Pemasyarakatan Diperkuat, Karutan Perempuan Medan Hadiri Rapat Pembentukan 6 Bapas Baru di Sumut
Kanwil Ditjenpas Sumut Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026, Perkuat Sinergi dan Integritas Aparatur
Tingkatkan Kedisiplinan Awal Tahun, Rutan Perempuan Medan Ikuti Apel Bersama 2026
Pegawai Lapas Kelas I Medan Siap Dukung Implementasi KUHP–KUHAP Baru dalam Penguatan Reformasi Hukum Nasional
Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:43 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:22 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:25 WIB

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:49 WIB

Kisah Pilu Agus, Pemuda Lampung Timur: Kaki Nyaris Putus, Bertahan Hidup di Gubuk Reyot yang Menunggu Runtuh

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:17 WIB

Yayasan Karuna Liberatia Indonesia, Fokus Melindungi Anak dan Perempuan Dari Korban TPPO dan Eksploitasi Seksual di Indonesia

Senin, 1 Desember 2025 - 13:46 WIB

Rutan Kelas I Medan Laksanakan Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54

Rabu, 26 November 2025 - 23:31 WIB

Proyek SDN 3 Sancang Rp 743 Juta di Cibalong Diduga Bermasalah, Kualitas Material Dipertanyakan

Berita Terbaru