BEM FP USU Gelar Seminar Serukan Peran Pemuda Dalam Ketahanan Pangan Nasional

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 16:54 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Pemuda Inspirasi Nusantara menyelenggarakan seminar ketahanan pangan bertema “Menggali Potensi Pemuda dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional” di Aula Soeratman, FP USU, Selasa (24/11/2025)

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber, yakni Kepala Program Studi Agribisnis FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec.; Mantan Ketua BEM FP USU Periode 2023/2024, M. Rofiqul Firdaus Siregar, S.Agr.; perwakilan Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia, Gregorius Saragih, S.Agr.; serta Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Periode 2025/2026, Muzammil Ihsan.

Dalam paparannya, perwakilan BITRA Indonesia, Gregorius, menyoroti rendahnya minat pemuda terhadap profesi petani sebagaimana tercatat dalam Sensus Pertanian 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya sekitar 21% petani di Indonesia berasal dari kalangan pemuda. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan anak muda terhadap profesi petani masih sangat rendah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahawa dengan populasi pemuda yang lebih besar dibandingkan kelompok usia lanjut, generasi muda memegang peran krusial dalam regenerasi pelaku pertanian melalui inovasi dan teknologi guna mendukung ketahanan pangan. Tantangan tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh kurangnya edukasi pertanian serta mispersepsi tentang pekerjaan di sektor tersebut.

“Profesi petani itu mulia. Mereka yang menyediakan makanan bagi kita semua. Namun tantangannya tetap sama: edukasi dan persepsi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mendorong penerapan praktik pertanian berkelanjutan.

“Pemuda harus dapat mendorong pertanian berkelanjutan dengan menggunakan pupuk dan praktik yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Kepala Program Studi Agribisnis FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., menegaskan bahwa pemuda sering kali lebih berfokus pada permintaan fasilitas, padahal yang dibutuhkan adalah aksi nyata untuk menggerakkan arah ketahanan pangan nasional. “Pemuda harus turun langsung membantu masyarakat dan menghadirkan inovasi yang menjawab persoalan di lapangan,” tegasnya.

Ia mencontohkan dua sosok inspiratif, yakni Kasim Arifin—tokoh pengabdian masyarakat asal Aceh yang dikenal melalui upaya rehabilitasi hutan, pemberdayaan petani, dan
pengembangan praktik pertanian berkelanjutan—serta William Kamkwamba, inovator muda dari Malawi yang membangun kincir angin sederhana untuk menyediakan listrik dan pompa air bagi desanya sehingga mendukung aktivitas pertanian dan ketahanan pangan lokal.

“Kedua tokoh tersebut mengajarkan satu pesan penting: kegigihan, fokus pada solusi, dan empati yang kuat. Itulah ciri pemuda sejati—pemuda yang menjadi agen solusi,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini mampu menciptakan ekosistem kolaboratif untuk mendukung inovasi di bidang pertanian.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa, dosen, dan seluruh unsur pendukung dapat memperkuat inovasi, terutama dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” tambahnya.

Mantan Ketua BEM FP USU Periode 2023/2024, M. Rofiqul Firdaus Siregar, turut menekankan pentingnya peran pemuda dalam mewujudkan ketahanan pangan, salah satunya melalui peningkatan literasi pangan dengan memanfaatkan media sosial.

“Pemuda memiliki banyak peluang di dunia pangan. Saat ini banyak petani milenial yang menjadi pengaruh positif bagi adik-adik di FP untuk melakukan berbagai terobosan di bidang pertanian,” ujarnya.

Ia juga menyoroti minimnya pengetahuan sebagian kelompok tani terhadap program pemerintah yang
mendukung ketahanan pangan, khususnya terkait pupuk yang menjadi fondasi utama sektor tersebut.

“Masih banyak kelompok tani yang belum mengetahui adanya bantuan pemerintah, seperti diskon pupuk subsidi sebesar 20%,” imbuhnya(dodi)

Berita Terkait

Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Satu Tahun Program MBG: Polda Riau Target 18 Dapur SPPG, 15 Sudah Operasi
Pelayanan Pemasyarakatan Diperkuat, Karutan Perempuan Medan Hadiri Rapat Pembentukan 6 Bapas Baru di Sumut
Kanwil Ditjenpas Sumut Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026, Perkuat Sinergi dan Integritas Aparatur
Tingkatkan Kedisiplinan Awal Tahun, Rutan Perempuan Medan Ikuti Apel Bersama 2026
Pegawai Lapas Kelas I Medan Siap Dukung Implementasi KUHP–KUHAP Baru dalam Penguatan Reformasi Hukum Nasional
Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:43 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:22 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:25 WIB

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:49 WIB

Kisah Pilu Agus, Pemuda Lampung Timur: Kaki Nyaris Putus, Bertahan Hidup di Gubuk Reyot yang Menunggu Runtuh

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:17 WIB

Yayasan Karuna Liberatia Indonesia, Fokus Melindungi Anak dan Perempuan Dari Korban TPPO dan Eksploitasi Seksual di Indonesia

Senin, 1 Desember 2025 - 13:46 WIB

Rutan Kelas I Medan Laksanakan Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54

Rabu, 26 November 2025 - 23:31 WIB

Proyek SDN 3 Sancang Rp 743 Juta di Cibalong Diduga Bermasalah, Kualitas Material Dipertanyakan

Berita Terbaru