Air Mata di Bukit Tempurung: Hamba Allah Afrizal Fadli Nasution SE Ulurkan Bantuan di Tengah Derita Korban Banjir Aceh Tamiang

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:41 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — Duka mendalam menyelimuti warga Bukit Temourung, Kabupaten Aceh Tamiang.

Bencana banjir bandang yang melanda kawasan tersebut tak hanya merobohkan rumah-rumah penduduk, tetapi juga merenggut rasa aman, harapan, bahkan memisahkan banyak keluarga dari sanak saudara tercinta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kepedihan itu, hadir secercah cahaya kemanusiaan yang membuat air mata kembali mengalir — kali ini karena haru.

Seorang Hamba Allah, Afrizal Fadli Nasution SE, melalui kerabatnya, menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 3 juta kepada sejumlah korban banjir.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh warga yang telah delapan hari bertahan dalam kelaparan, kelelahan, dan penderitaan, setelah seluruh harta benda mereka hanyut diterjang arus.

Tak hanya itu, kepedulian juga datang dari Hamba Allah lainnya yang turut menyumbangkan kebutuhan dasar berupa sarung, mukena, sajadah, serta pakaian layak pakai.

Bantuan sederhana, namun sangat berarti bagi mereka yang kini bahkan tak lagi memiliki alas tidur.

“Sudah delapan hari kami menahan lapar. Rumah hancur, keluarga terpencar, kami hanya bertahan hidup apa adanya,” ucap salah seorang korban dengan suara bergetar, sambil memeluk bantuan yang diterimanya.

Banjir bandang di Bukit Tempurung meninggalkan luka yang dalam. Banyak rumah luluh lantak, ladang rusak, dan sejumlah warga dilaporkan terpisah dari anggota keluarganya.

Malam-malam panjang dilalui tanpa kepastian, hanya dengan doa agar ada uluran tangan yang datang.

Bantuan dari Afrizal Fadli Nasution SE dan para dermawan lainnya menjadi pengingat kuat bahwa kemanusiaan masih hidup, bahkan ketika segalanya terasa runtuh.

Bagi para korban, uluran ini bukan sekadar uang atau pakaian, melainkan harapan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi bencana.

Di Bukit Temourung, tangis kehilangan kini bercampur dengan tangis syukur. Sebab di balik derasnya banjir yang merenggut segalanya, masih ada hati-hati tulus yang memilih berbagi, diam-diam, tanpa pamrih — hanya demi kemanusiaan.(red)

Berita Terkait

Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Satu Tahun Program MBG: Polda Riau Target 18 Dapur SPPG, 15 Sudah Operasi
Pelayanan Pemasyarakatan Diperkuat, Karutan Perempuan Medan Hadiri Rapat Pembentukan 6 Bapas Baru di Sumut
Kanwil Ditjenpas Sumut Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026, Perkuat Sinergi dan Integritas Aparatur
Tingkatkan Kedisiplinan Awal Tahun, Rutan Perempuan Medan Ikuti Apel Bersama 2026
Pegawai Lapas Kelas I Medan Siap Dukung Implementasi KUHP–KUHAP Baru dalam Penguatan Reformasi Hukum Nasional
Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:43 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:22 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:25 WIB

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:49 WIB

Kisah Pilu Agus, Pemuda Lampung Timur: Kaki Nyaris Putus, Bertahan Hidup di Gubuk Reyot yang Menunggu Runtuh

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:17 WIB

Yayasan Karuna Liberatia Indonesia, Fokus Melindungi Anak dan Perempuan Dari Korban TPPO dan Eksploitasi Seksual di Indonesia

Senin, 1 Desember 2025 - 13:46 WIB

Rutan Kelas I Medan Laksanakan Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54

Rabu, 26 November 2025 - 23:31 WIB

Proyek SDN 3 Sancang Rp 743 Juta di Cibalong Diduga Bermasalah, Kualitas Material Dipertanyakan

Berita Terbaru