Salim Fakhry Dorong Koperasi Merah Putih Syariah Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

CYBER PUBLIK

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 01:58 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, membuka kegiatan sosialisasi Koperasi Merah Putih Syariah yang digelar selama dua hari di Oproom Setdakab Aceh Tenggara, Selasa, 7 Oktober 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Transmigrasi dan diikuti oleh lebih dari seribu peserta yang berasal dari 385 koperasi Merah Putih Syariah di seluruh wilayah kabupaten.

Dalam sambutannya, Salim Fakhry menekankan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih Syariah merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi di tingkat desa. Menurutnya, koperasi ini tak hanya menjadi wadah transaksi ekonomi, tetapi juga harus mampu menjamin akses atas kebutuhan pokok dan layanan kesehatan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar program. Ini gerakan ekonomi rakyat. Bila dikelola sesuai prinsipnya, koperasi syariah ini bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa dan mempercepat kesejahteraan,” kata Fakhry di hadapan para peserta sosialisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakhry juga mewanti-wanti pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana koperasi. Ia menekankan bahwa dana harus dialokasikan untuk program produktif dan bukan dibagi-bagikan secara serampangan. Lebih jauh, ia juga meminta dukungan dari mitra strategis seperti Bulog dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk menyederhanakan sistem kerja sama agar lebih mudah dipahami dan dijalankan oleh masyarakat desa. “Regulasi itu harus mengalir, tidak membingungkan. Apalagi ini bicara soal desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Transmigrasi Aceh Tenggara, Zul Fahmy, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi agar mampu menjalankan tata kelola usaha yang sesuai dengan prinsip syariah dan tata aturan pemerintah. Materi yang disampaikan antara lain mencakup fungsi koperasi, pengelolaan keuangan, hingga sinergi dengan BUMN dan perusahaan mitra.

Kegiatan sosialisasi berlangsung pada 7–8 Oktober 2025, dengan menghadirkan sejumlah mitra strategis koperasi. Di antaranya Bank Syariah Indonesia, Perum Bulog, Telkom, Pertamina, PLN, Pos Indonesia, Kimia Farma, Pupuk Indonesia, dan PT ID Food. Para mitra ini tidak hanya memberikan materi, tetapi juga turun langsung membangun pemahaman teknis melalui sesi tanya jawab bersama para peserta.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur koperasi—ketua, sekretaris, dan bendahara—serta para kepala desa yang berperan sebagai pengawas di tingkat Kute. Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, hingga para camat.

Aceh Tenggara menjadi salah satu kabupaten yang cukup progresif mendorong tumbuhnya koperasi berbasis syariah di tingkat desa. Pemerintah daerah meyakini bahwa melalui koperasi yang sehat dan dikelola dengan prinsip keadilan, masyarakat desa dapat menjadi subjek pembangunan ekonomi, bukan sekadar objek distribusi bantuan.

Laporan: Salihan Beruh.

Berita Terkait

Potret Proyek SD Negeri Lawe Bekung: Ratusan Juta Digelontorkan, Tapi Pekerja Tak Diselamatkan

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:43 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:22 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:25 WIB

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:49 WIB

Kisah Pilu Agus, Pemuda Lampung Timur: Kaki Nyaris Putus, Bertahan Hidup di Gubuk Reyot yang Menunggu Runtuh

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:17 WIB

Yayasan Karuna Liberatia Indonesia, Fokus Melindungi Anak dan Perempuan Dari Korban TPPO dan Eksploitasi Seksual di Indonesia

Senin, 1 Desember 2025 - 13:46 WIB

Rutan Kelas I Medan Laksanakan Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54

Rabu, 26 November 2025 - 23:31 WIB

Proyek SDN 3 Sancang Rp 743 Juta di Cibalong Diduga Bermasalah, Kualitas Material Dipertanyakan

Berita Terbaru